Hobby ku?

Bicara soal hobby, tentu semua orang di dunia ini memiliki hobby. Entah hobby menulis, membaca, berpetualang, menonton film, bermain game, memancing, menyanyi dan sebagainya.

Kebanyakan dari mereka yang hobby-nya sudah mendarah daging, mereka takkan melewati bulan mereka bahkan hari mereka tanpa melakukan hobby yang mereka miliki. Example: orang yang memiliki hobby menulis takkan membiarkan diri mereka melewati bulan atau hari mereka tanpa menulis, begitu juga dengan hobby-hobby lainnya. Bagi mereka, menjalani hari atau bulan tanpa melakukan hobby yang mereka miliki, hidup mereka akan terasa seperti sayur tanpa garam, hambar dan tidak nikmat untuk di makan (dijalani).

Saat ditanya tentang hobby apa yang aku miliki, aku selalu menjawab “entahlah apa hobby-ku” setiap kali aku memiliki hobby, aku akan menjalani hobby itu sebentar namun dengan hasrat sangat kuat. Seperti vampire yang menginginkan darah segar :D. Saat aku sedang memiliki hasrat dengan hobby-ku, misalnya hobby “A”, aku akan menjalani setengah hariku hanya dengan melakukan hobby-ku itu. Dan setelah aku bosan dengan hobby itu. Aku berhenti menjalani hari dengannya. Dan beberapa hari kemudian aku akan menjalani hobby-ku yang lain. Kata orang, aku tipe orang yang gampang bosan dengan apa yang aku jalani. Dan aku setuju dengan apa yang mereka katakan.

Ini 3 hobby yang begitu melekat pada darah dan dagingku 😀

1. Menonton Film

Ya, menonton film. Ini hobby yang terlalu mendarah daging bagiku. Meskipun bisa menonton film di laptop dan sebagainya. Tetapi aku tak pernah mau ketinggalan saat film-film box office ditayangkan di televisi meskipun aku telah menontonnya berkali-kali. Hobby-ku satu ini sering membuatku sampai tak tidur hingga pagi hari karena aku tak ingin melewatkan film-film yang diputar walaupun dengan jam tayang pukul 02.00 sekalipun. Namun seperti yang aku katakan. Aku seperti ini saat hobby-ku sedang membuncah seperti vampir yang sedang haus darah. Jika keinginan itu sudah reda, aku akan meninggalkan kebiasaan ini. Tak terlalu perduli lagi jika aku tidak menonton film yang ditayangkan di televisi. Tetapi, bukan berarti aku tak lagi suka menonton film, bukan. Hanya saja, seperti vampir yang hasratnya untuk meminum darah segar sudah terpenuhi. Kenapa vampir terus yang dibawa-bawa sih? Hmm, karena mungkin gambarannya lebih dekat dengan hasrat vampir itu sendiri 😀

2. Menonton Sepakbola

Hasratku dengan hobby yang satu ini sangat tinggi hingga bisa membuatku menjalaninya lumayan lama. Bertahun-tahun, ya tapi tidak lebih dari 2 tahun sih ya, sayangnya sekarang hobby itu sudah aku tinggalkan. Tahun lalu, aku begitu sangat-sangat bersemangat jika klub favoritku bertanding. Jam berapapun kick off dimulai, aku takkan pernah ketinggalan. Berita-berita tentang klub favoritku pun aku tak ingin ketinggalan. Real Madrid, ya Real Madrid klub favoritku. Tak ketinggalan dengan perkembangan klub-klub lainnya. Saat aku kelas XI. Aku sering ikut taruhan dengan anak laki-laki saat ada big match. Sampai kartu anggota fans pun aku memesannya. Tapi, sampai sekarang kartu itu tak kunjung ada ditanganku :D. Saat itu, teman-teman perempuanku belum ada yang segila itu terhadap sepakbola. Giliran sekarang, sudah banyak sekali yang mengaku menjadi penggila bola. Dan sekarang, aku tak pernah lagi menonton pertandingan klub favoritku tersebut. Aku hanya mengikuti berita seputar mereka. Jika klub menang ya aku ikut bahagia, jika kalah “ya sudahlah”.

3. Membaca Novel

Perpustakaan sekolahku memiliki seorang pustakawan yang begitu mencintai buku terutama novel. Sudah banyak sekali novel yang beliau baca dan sekaligus membuat review-nya. Setiap kali ia membuat review novel dan aku tertarik, aku akan segera meminjamnya. Setelah aku pulang sekolah, aku akan segera melahap novel tersebut, hanya sebentar saja aku sudah selesai membacanya. Begitu juga dengan hari-hari berikutnya, aku hanya sibuk membaca novel. Dan lagi, setelah aku merasa bosan, hal itu tak lagi aku jalani di hari-hari berikutnya.

Sampai saat ini, ketiga hal itu masih menjadi hal favoritku, ketiga hal itu masih melekat pada darah dan dagingku. Hanya saja, aku tak terlalu gila untuk menjalaninya. Namun, saat ditanya lagi “apa hobby-mu?” Aku tetap menjawab “entahlah apa hobby-ku”. Namun aku akan memberi tambahan, “yang jelas aku sangat-sangat menyukai ketiga hal ini”.

 

Iklan

4 thoughts on “Hobby ku?

Jangan lupa tinggalkan jejakmu di sini :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s