Sedih Sebentar

Kegelisahan yang melebur dengan kelabilan membuahkan tulisan tak beraturan.

Hatiku resah. Seketika kesedihan datang menusuk hati begitu dalam. Aku tak begitu memahami perasaan apa yang tengah kurasakan.  Yang kutahu perasaanku begitu kacau. Hidupku begitu membosankan. Aku tak pernah mengesankan. Aku hanya bisa merepotkan. Perasaanku kacau, aku terlalu mendalami kehidupan fiktif sebuah film. Konflik-konflik yang terjadi dalam kehidupan setiap tokoh begitu menyayat perasaan.

Keegoisanmu hari ini akan membuatmu menyesal di hari esok. Kesalahanmu adalah ketidakperdulianmu. Ketidakperdulianmu akan menghancurkanmu kelak. Esok kau akan menyesal. Hanya menyesal. Hanya akan ada penyesalan. Kau hanya bisa menyesal sepanjang sisa hidupmu. Selama itu pula hidupmu takkan tenang. Hidupmu akan berantakkan. Hidup kesepian. Sendirian. Tak tentu arah mengarungi lautan kehidupan yang kejam. Baca lebih lanjut